Mana perginya harga sebait madahIa mungkin tersirat dalam ungkapan katamungkin di celahan dedaun yang merimbunDi batu yang hampir nampak lekuknyaAtau pada kayu dimakan anai-anaiKata-kata yang diucapkanKesal atau tidak ia lahir dari hatiMungkin hilang sekilas dibawa anginMungkin juga terikat di mindaAtau tersemat di sudut dalam hatiSiapa tahu siapa mengertiCukup hanya dengan mengingatiMahu memahami dan mengertiSatu tafsiran pada diriCukupla kerna sehingga kiniMasih punya harga diri
Pena berbicara dari mata hatiku tentang dunia yang berlegar di sekelilingku, tentang hati yang berbicara pada nilai kehidupannya dan tentang alunan jiwa yang sedang melakar erti rasa dan raga yang cuba berkongsi isi dunia. Aku himpunkan ia di sini melalui rohaniku yang jauh kepadaNya.Dan dengan menulis aku temui cintaNya..

27 August, 2010
Potongan..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Potongan..
Mana perginya harga sebait madahIa mungkin tersirat dalam ungkapan katamungkin di celahan dedaun yang merimbunDi batu yang hampir nampak lekuknyaAtau pada kayu dimakan anai-anaiKata-kata yang diucapkanKesal atau tidak ia lahir dari hatiMungkin hilang sekilas dibawa anginMungkin juga terikat di mindaAtau tersemat di sudut dalam hatiSiapa tahu siapa mengertiCukup hanya dengan mengingatiMahu memahami dan mengertiSatu tafsiran pada diriCukupla kerna sehingga kiniMasih punya harga diri
2 comments:
- cimon said...
-
tak dpt tangkap kaitan antara tajuk dgn sajak nie...cam berat sgat...huhu (T_T)
p/s:tp paham maksud sajak nie...agaknye lah -
August 27, 2010 at 2:56 PM
- Ashsikin Aisyah said...
-
maaflah tajuk tiada kaitan dengan penulisannya :(
-
August 27, 2010 at 6:04 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
2 comments:
tak dpt tangkap kaitan antara tajuk dgn sajak nie...cam berat sgat...huhu (T_T)
p/s:tp paham maksud sajak nie...agaknye lah
maaflah tajuk tiada kaitan dengan penulisannya :(
Post a Comment